Traveling Tanpa Cekak di Kemudian Hari

79

Traveling sudah menjadi gaya hidup masa kini. Kurang lengkap rasanya bila dalam setahun tidak ada eksplorasi ke tempat-tempat baru, berburu foto cantik, sekaligus istirahat dari rutinitas kantor yang membosankan.

Tren ini juga didukung banyaknya travel agent online yang menjamur, sehingga urusan pesan tiket, bookinghotel dan lain-lain menjadi lebih mudah. Belum lagi ragam promosi dan diskon tempat wisata, sehingga sayang sekali jika kesempatan manis ini disia-siakan.

Persoalannya, usai liburan mendatangkan masalah baru pula, yaitu “jatuh miskin” akibat pemakaian dana yang membabi-buta. Bahkan banyak juga yang terpaksa harus berutang hingga gajian tiba.

Nah, supaya tidak “cekak” setelah liburan, baiknya kamu ikuti beberapa tip ini :

1. Selesaikan Tagihan Keuangan

Sebelum hepi-hepi di tempat liburan, ada baiknya meluangkan waktu membayar tagihan bulanan, seperti tagihan kartu kredit, listrik, cicilan mobil atau apa pun yang harus kamu bayar setiap bulan. Jangan menunda dengan alasan “bayarnya habis liburan saja, deh”, karena saat itu uangmu pasti sudah ludes.

2. Sisakan Dana Paska Liburan

Hidup tetap berlanjut setelah liburan usai, jadi kamu harus punya dana untuk itu. Pisahkan rekening dana liburan dengan dana kebutuhan sehari-hari setelah liburan. Cukup bawa satu kartu ATM yang berisi dana liburanmu. Tinggalkan kartu ATM yang lain agar kamu tak tergoda menggunakannya. Cara ini biasanya cukup ampuh karena kamu tetap punya uang untuk sehari-hari meskipun liburan usai.

3. Bawa Uang Sesuai Budget

Meskipun kita tidak ingin dana liburan super pas-pasan, tetapi tidak disarankan juga membawa uang berlebihan. Membawa uang terlalu banyak akan membuat kamu boros dan punya alasan untuk membelanjakannya. Sebelum berangkat, tentukan dulu budget untuk makan, shopping, transportasi dan membeli tiket masuk tempat wisata. Kamu juga bisa siapkan dana tak terduga dalam budget tersebut. Setiap ada keinginan belanja melebihi budget, ingat-ingat lagi setelah liburan kamu juga masih memerlukan dana untuk membiayai kebutuhan yang lain.

4. Jangan Sentuh Tabungan Kamu

Kamu yang bijak pastinya sudah punya persiapan dana liburan dari berbagai sumber, entah itu hasil bonus kantor, uang tunjangan hari raya atau dari keuntungan hasil ragam investasi yang selama ini kamu jalankan. Kamu harus yakin dana liburanmu cukup, sehingga tabungan yang kamu miliki tidak akan terpakai. Ingat, dana tabungan itu hanya untuk saat-saat darurat.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

    5. Lakukan “Smart” Shopping

    Liburan belum lengkap tanpa belanja oleh-oleh atau sekadar souvenir untuk teman, saudara, pacar atau tetangga. Jangan cepat tergoda dengan membeli banyak barang tanpa melakukan kalkulasi apakah uang yang kamu bawa cukup.

    Lakukan “smart” shopping misalnya membeli dalam jumlah banyak untuk memperoleh diskon. Bila harga souvenir di tempat wisata mahal, kamu bisa mengunjungi langsung produsennya sehingga mendapatkan harga yang lebih murah. Selain lebih murah, belajar budaya lokal dan membantu perekonomian masyarakat setempat adalah manfaat lain yang bisa kita dapatkan dengan berbelanja langsung di pengrajin lokal.

    6. Mencatat Pengeluaran Saat Liburan

    Kesannya serius sekali, ya? Tapi jangan salah, mencatat pengeluaran saat liburan akan banyak menolong kamu dari pemborosan yang tidak perlu dan mencegah dana liburanmu melebihi budget. Meskipun sedang liburan, bukan berarti kebiasaan mencatat pengeluaran juga harus libur, bukan? Kamu juga jadi bisa tahu secara detail untuk apa saja uang tersebut dikeluarkan. Dengan mencatat pengeluaran saat liburan dan membandingkannya dengan anggaran awal yang sudah kamu buat, kamu pun bisa menghitung apakah dana liburanmu masih aman atau sudah harus mengencangkan ikat pinggang agar tidak cekak saat pulang dari liburan.

    Selamat berlibur!

    Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu