Yuk, Optimalkan Teknologi Perbankan untuk Bangun Keuangan Sehat

103

Era kejayaan internet sudah banyak mendorong kelahiran berbagai macam inovasi teknologi di berbagai lini kehidupan. Di tengah serbuan kehadiran perusahaan financial technology (fintech)yang menonjolkan keunggulan teknologi dalam layanannya, perbankan mau tidak mau harus giat berinovasi agar teknologinya tidak ketinggalan zaman.

Baca juga: Kecanggihan Teknologi Perbankan Masa Kini

Mengutip publikasi riset DBS Group Research yang dirilis Juni 2018, pada tahun 2030 kelak produk digital banking akan menjadi prasyarat dasar, bukan sekadar unjuk kebolehan. Hasil survei yang dilakukan PwC dan dirilis Februari 2018 mengungkapkan, ponsel dan internet untuk pertama kalinya mengambil alih posisi puncak sebagai jalur transaksi nasabah paling banyak, mengungguli kantor cabang bank yang tiga tahun sebelumnya masih menjadi jalur transaksi terbanyak. Tren transaksi digital naik menjadi 35%.

Hari ini pula kita telah banyak melihat kemajuan teknologi perbankan yang terus berinovasi menghadirkan layanan. Bukan hanya memberikan kemudahan akses transaksi, teknologi perbankan masa kini juga berlomba menghadirkan pengalaman digital yang efisien sekaligus unik, memanfaatkan teknologi internet nan canggih. Milenial zaman sekarang jelas sudah akrab dengan berbagai kemudahan transaksi perbankan saat ini. Berkat kemajuan internet, nasabah bank bisa menikmati kepraktisan bertransaksi perbankan dari mana dan kapan saja, cukup dengan sentuhan jari di gadget masing-masing. Namun, bagaimana mengoptimalkan teknologi perbankan untuk mendukung keuangan kamu supaya lebih sehat dan sejahtera?

Kemajuan teknologi perbankan terkini

Ada cukup banyak kemajuan teknologi perbankan seiring perkembangan teknologi internet saat ini. Berikut ini di antaranya:

  • Mobile banking

Ini adalah aplikasi perbankan yang hanya bisa kamu operasikan melalui ponsel pintar atau smartphone. Saat ini, hampir semua bank di Indonesia telah melengkapi layanan mereka dengan aplikasi mobile banking. Bila dulu kamu perlu kartu SIM tertentu agar bisa menggunakannya, kini kamu cukup mengunduh aplikasi mobile banking di Google Playstore ataupun iOS AppStore. Fitur yang umum dimiliki oleh mobile banking antara lain informasi saldo, transfer bank yang sama dan antarbank, fitur pembayaran berbagai jenis tagihan, fitur transaksi online untuk e-commerce, membuka deposito online, mengajukan pinjaman, informasi kurs, fitur tarik tunai tanpa kartu ATM, dan banyak lagi yang lain.

  • Internet banking

Bila mobile banking umumnya hanya dibatasi pemakaiannya di perangkat ponsel pintar, maka internet banking relatif lebih luas aksesibilitasnya. Sesuai namanya, selama ada jaringan internet, kamu bisa membuka kanal internet banking bank kamu. Jadi, kamu bisa mengakses melalui komputer meja, komputer tablet, ponsel pintar, laptop ataupun netbook. Internet banking bisa kamu akses 24 jam dari mana saja. 

Fitur internet banking juga lebih lengkap dibandingkan mobile banking. Antara lain: informasi rekening dan kartu kredit (posisi saldo, histori transaksi hingga periode tertentu, rekening giro, tabungan rencana, dan lain-lain), fitur transfer dana bank yang sama atau antarbank (termasuk transfer terjadwal), fitur payment atau pembayaran tagihan, pembukaan dan pencairan deposito online, transaksi e-commerce, fitur investasi, dan sebagainya. Internet banking dilengkapi dengan token yang berfungsi sebagai autentikasi transaksi untuk keamanan bertransaksi berlapis.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

    • Virtual Office Banking

    Ini adalah teknologi perbankan termutakhir yang memungkinkan kamu membuka rekening baru tanpa harus datang ke kantor bank tersebut. Caranya mudah yaitu mengunduh aplikasi mobile banking, siapkan dokumen dan data diri yang dipersyaratkan, lalu lakukan video call untuk verifikasi data diri dengan petugas bank. Setelah itu, kamu tinggal melakukan setoran awal pembukaan rekening baru melalui transfer rekening atau setor tunai tanpa kartu di ATM bank terdekat.

    • Keyboard Banking

    Ini adalah teknologi perbankan terbaru yang memudahkan transaksi cukup dengan mengetik perintah di keyboard ponsel pintar. Biasanya, nasabah bank harus mengunduh dulu aplikasi mobile banking bank tersebut untuk mengaktifkan fitur ini. Teknologi keyboard bankingmemungkinkan kamu mengecek saldo, transfer rekening bank yang sama dan virtual account,hingga cek mutasi rekening. Dengan keyboard banking, bukti transaksi bisa langsung dibagikan tanpa harus repot screenshoot atau copy paste teks. 

    • Deposito Online

    Ini adalah teknologi perbankan yang memungkinkan kamu membuka rekening deposito lewat aplikasi mobile banking atau internet banking, tanpa perlu repot mendatangi kantor bank tersebut. Nasabah bisa memilih jangka waktu deposito yang diinginkan dan melihat tawaran bunga dari bank. Untuk pencairan juga bisa dilakukan secara online. Yang menarik, minimal dana yang didepositokan seringkali lebih kecil dibanding syarat deposito konvensional. Bila deposito konvensional umumnya mensyaratkan dana minimal Rp10 juta, maka deposito online bisa dibuka dengan dana mulai Rp5 juta saja.

    • e-Money dan e-Wallet

    Teknologi perbankan juga melahirkan inovasi dompet digital dalam bentuk uang elektronik  yang berbasis chip (e-Money) dan dompet elektronik  yang berbasis server (e-Wallet). Dompet digital umumnya memakai tiga platform pembayaran yaitu Quick Response Code (QR Code), Near Field Communication (NFC), dan One-Time Password (OTP). Dengan teknologi ini, kamu bisa bertransaksi cukup dengan kartu atau ponsel pintar di tangan. Beberapa yang sudah populer di masyarakat antara lain BCA Flazz, E-Money Mandiri, Brizzi, Tapcash, Sakuku, LinkAja, Yap!, dan lain-lain.

    Cara optimasi teknologi perbankan untuk keuangan lebih sehat

    Teknologi hadir untuk memudahkan aktivitas hidup manusia. Tak terkecuali teknologi perbankan yang sejatinya dihadirkan agar aktivitas transaksi perbankan kita menjadi lebih efisien, mudah dan cepat. Kamu bisa mengambil keuntungan lebih banyak dari kehadiran teknologi perbankan tersebut. Caranya adalah dengan mengoptimalkan berbagai fitur teknologi perbankan untuk membangun keuangan pribadi yang lebih sehat. Dengan begitu, harapan memiliki keuangan yang sejahtera bisa selangkah lebih dekat untuk diwujudkan.

    Yuk, simak berbagai jurus mudah di bawah ini:

    • Pilih teknologi perbankan paling aman

    Secanggih-canggihnya teknologi yang diusung perbankan, celah risiko selalu ada. Untuk meminimalisasi risiko kerugian, pilihlah layanan teknologi perbankan yang sudah terbukti aman dan reputasinya baik dalam mengatasi masalah gangguan layanan. Selain itu, pastikan fitur teknologi perbankan yang kamu pilih memiliki pengamanan berlapis. Misalnya, setiap transaksi tidak hanya mensyaratkan Personal Identification Number (PIN) tetapi juga meminta OTP atau kode dari token. 

    • Pilih layanan bank paling ekonomis

    Sudah menjadi hal umum ketika bank menetapkan berbagai macam biaya untuk mendukung layanan mereka. Mulai dari biaya transfer dana antarbank, biaya administrasi bulanan, biaya ATM, biaya tarik tunai di jaringan lain, penalti pencairan deposito lebih awal, dan sebagainya. Untuk membantu kamu menghemat berbagai biaya itu, pilih bank yang memberikan biaya termurah bahkan menggratiskannya.

    Misalnya, pilih bank yang memberi fasilitas bebas transfer antarbank dan bebas tarik tunai di ATM apapun selama saldo kamu memenuhi syarat minimal tertentu. Kamu juga bisa menimbang produk rekening bank yang membebaskan biaya administrasi bulanan dengan konsekuensi keterbatasan fitur layanan tertentu. Beberapa bank juga tidak membebani biaya penalti pencairan deposito sebelum tanggal jatuh tempo, dan lain sebagainya. 

    • Pilih layanan bank dengan nilai tambah

    Jangan sekadar menjadikan rekening bank tempat memarkir uang atau bertransaksi. Pilih layanan bank yang banyak memberikan nilai tambah untuk transaksi kamu. Saat ini tidak sedikit bank yang memberikan loyalty points, promo diskon, atau cashback bila kamu bertransaksi memakai layanan mereka. Loyalty atau reward points itu kelak bisa kamu tukarkan dengan keuntungan lain seperti diskon transaksi belanja hingga undian berhadiah. Banyak pula bank yang rajin memberikan promo diskon dan cashback bila kamu berbelanja memakai kartu debit atau fitur digital mereka. Ini tentu bisa membantu kamu berbelanja lebih hemat.

    Baca juga: Pelajari Tips Beli Rumah Lewat Lelang Bank

    • Atur rekening secara efisien

    Berbagai macam fitur teknologi perbankan tak urung sering menggoda nasabah untuk memiliki terlalu banyak rekening bank. Padahal, itu bisa jadi bumerang bagi kesehatan keuangan, lo. Pasalnya, rekening bank yang terlalu banyak, berarti kamu juga harus membayar biaya administrasi bulanan besar. Bila satu rekening bank memotong biaya administrasi bulanan Rp15.000 maka dalam setahun kamu mengeluarkan biaya Rp180.000 untuk satu rekening. Bayangkan bila kamu memiliki lima rekening bank, itu berarti kamu harus mengeluarkan biaya Rp900.000 hanya untuk biaya administrasi rekening!

    Maka itu, atur dan batasi kepemilikan rekening bank kamu sesuai kebutuhan transaksi dan rencana keuangan pribadi. Ada beberapa fungsi rekening bank yang harus kamu miliki yaitu sebagai rekening  penerimaan gaji (payroll), rekening untuk mendukung transaksi sehari-hari (belanja, transfer, pembayaran tagihan, dan sebagainya), akun rekening dana darurat, dan akun rekening untuk berbagai rencana keuangan (investasi). Idealnya, kamu memiliki maksimal tiga rekening bank untuk mengakomodasi berbagai keperluan tersebut. 

    • Optimalkan fitur untuk dukung pengelolaan keuangan

    Berbagai macam fitur layanan dalam teknologi perbankan bisa kamu manfaatkan sepenuhnya untuk mendukung pengelolaan arus kas agar lebih efisien. Misalnya, agar usaha kamu belajar menabung bisa berjalan disiplin, aktifkan fitur autodebet yang akan memotong langsung dana kamu dan memasukkannya ke rekening tabungan rencana di bank atau ke rekening dana darurat.

    Kamu juga bisa menghemat waktu mengurusi pembayaran tagihan rutin bulanan seperti tagihan kartu kredit, tagihan listrik/air/internet, cicilan kredit, pembayaran premi asuransi dan sebagainya, dengan mengaktifkan autodebet pembayaran tagihan di mobile banking atau internet banking. Ini juga membantu kamu terhindar dari denda keterlambatan pembayaran tagihan.

    Begitu juga untuk mendukung keberhasilan rencana keuangan kamu melalui investasi rutin. Teknologi perbankan kini sudah banyak yang terhubung dengan akun investasi reksa dana ataupun rekening dana nasabah untuk membeli saham dan obligasi. Kamu bisa menyinkronkan rencana keuangan dengan mengaktifkan autodebet investasi rutin di rekening-rekening investasi kamu. Jadi, tidak ada lagi alasan untuk terlambat menabung dan berinvestasi.

    • Hindari jebakan boros

    Teknologi perbankan memang mempermudah aktivitas perbankan kamu. Namun, berhati-hatilah, jangan sampai kemudahan itu justru membuat kamu terjebak boros dalam bertransaksi atau berbelanja. Caranya bisa kamu mulai dengan membatasi rekening bank yang dilengkapi kartu ATM, yaitu khusus rekening transaksi saja. Sedang rekening dana darurat, tidak perlu dilengkapi kartu ATM agar kamu tidak tergoda untuk mengambil dananya. Selain itu, berbagai iming-iming promo diskon dan cashback dompet digital juga bisa menjebak kamu lebih boros bila kurang awas memanfaatkannya. Agar keuangan tetap sehat, kamu bisa membatasi aktivitas belanja konsumtif itu hanya di satu rekening khusus. Pilih bank yang paling sering memberikan promo dan batasi isi rekening sesuai perencanaan anggaran kamu.

    Aman memanfaatkan teknologi perbankan

    Kian banyaknya aktivitas perbankan yang memanfaatkan kanal digital, mau tidak mau menuntut kualitas pengamanan transaksi yang lebih baik dari hari ke hari. Kita percaya perbankan terus meningkatkan investasinya untuk menjamin keamanan transaksi teknologi perbankan mereka, dalam hal ini digital banking. Kendati begitu, sebagai nasabah, kamu pun perlu untuk memastikan transaksi perbankan aman dan sesuai syarat yang ditentukan.

    Berikut ini cara mudah agar transaksi perbankan kamu tetap aman memanfaatkan teknologi perbankan yang semakin canggih:

    • Permintaan informasi

    Berpikirlah dua kali sebelum kamu membagi informasi pribadi secara online. Bank tidak akan pernah menghubungi kamu melalui telepon, email atau pesan singkat (SMS) untuk menanyakan nomor rekening, ID user, password atau PIN begitu saja.

    • Waspadai pesan yang datang

    Bank kadang kala mengirimkan informasi tertentu melalui email ataupun pesan singkat (SMS). Isi informasi pun seringkali memuat tautan atau link yang bisa kamu buka. Jangan sekali-kali membuka tautan sebelum memastikan email itu adalah email atau pesan singkat resmi dari bank. Banyak kejadian pembobolan rekening nasabah melalui phising dengan cara ini.

    • Keamanan software

    Selalu lengkapi dan perbarui perangkat yang kamu gunakan untuk bertransaksi perbankan dengan perlindungan antivirus, program spyware dan malware, juga perbaruan sistem operasi. Dengan begitu, ancaman gangguan terhadap aplikasi perbankan bisa kamu minimalisasi.

    • Berhati-hati memakai jaringan publik

    Wi-Fi gratis memang menggoda. Tapi, sebagai anak muda yang cerdas, jangan pernah sekali-kali membuka rekening kamu atau bertransaksi perbankan secara online menggunakan jaringan Wi-Fi gratis di ruang publik. Ini sangat berbahaya dan bisa membuka celah bagi pencuri di dunia maya membajak akun rekening kamu. Selalu gunakan jaringan internet pribadi setiap kali bertransaksi perbankan. Bila sangat terpaksa membutuhkan Wi-Fi, kamu bisa memakai internet dari provider seluler kamu sebagai sumber data. Dengan begitu, kamu bisa memastikan keamanan jaringan dan rekening kamu terhindari dari risiko pembobolan.

    Baca juga: Berinvestasi dengan Kartu Kredit? Ini caranya!

    Kesimpulan

    Teknologi perbankan bisa sangat memudahkan aktivitas transaksi dan membantu kamu membangun keuangan yang sehat. Selama jeli memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia dan memastikan keamanan transaksi, teknologi perbankan adalah salah satu hal penting yang kamu butuhkan untuk memiliki keuangan pribadi dalam bentuk terbaik. Jadi, jangan ragu memanfaatkan teknologi perbankan sebaik-baiknya!

     

    Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu