Jatuh Bangun Investor dan Pebisnis Sukses Dunia

100

Jangan pernah berpikir bahwa pebisnis sukses bisa kaya mendadak dalam sekejap. Mereka sama seperti kita juga, yang pernah jatuh bangun dan merasakan sakit karena kegagalan.

Baca juga: Putri Tanjung: Mandiri Berwirausaha Sejak Belia

Yang namanya kegagalan memang selalu menemani kesuksesan. Justru untuk pebisnis yang cerdas, kegagalan merupakan kesempatan untuk belajar. Minimal tidak akan mengulang kesalahan yang sama di kemudian hari. Berikut beberapa kegagalan pebisnis dan investor terkenal yang mungkin bisa kamu jadikan inspirasi:

Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono dari Djarum

Robert Budi Hartono masih berada di posisi pertama orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan Rp269,6 triliun. Bersama dengan sang kakak Michael Bambang Hartono, Robert mengelola pabrik rokok Djarum, bank, properti, perkebunan sawit, dan bisnis digital.

Tetapi banyak orang yang tidak tahu bahwa kesuksesan itu juga pernah diwarnai kegagalan. Mereka berdua mengelola Djarum setelah ayah mereka meninggal pada tahun 1951. Saat itu usia keduanya masing-masing 24 tahun dan 23 tahun.

PT Djarum sendiri sedang dalam kondisi jelang bangkrut. Belum lagi pabrik rokok sempat terbakar di tahun yang sama dan membuat perusahaan itu dalam kesulitan keuangan. Ketekunan dan kerja keras memang tidak pernah menipu. Keduanya akhirnya bisa bangkit dan tajir melintir seperti sekarang.

Fred Smith dari Fedex

Tahu Fedex? Yup, kamu benar, jasa kurir internasional yang cukup dikenal di semua negara. Di balik kesuksesannya saat ini, Fedex pernah beberapa kali mengalami kegagalan.

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu

Fred Smith pendiri Fedex mendapatkan nilai “C” di Yale University karena konsep Fedex yang dia ajukan sebagai proyek dianggap kurang menguntungkan. Smith tetap nekad menggunakan konsep tersebut dengan mendirikan Fedex. Singkat cerita dia berhasil mendapatkan dana, pesawat, dan pekerja untuk proyek impiannya itu.

Namun setelah dua tahun, perusahaan nyaris bangkrut karena harga avtur pesawat yang tinggi dan juga penumpukan utang. Bahkan, dia hanya punya sisa modal US$5.000! Karena keyakinan yang luar biasa bahwa bisnisnya bisa sukses, Smith mencari investor baru. Keteguhan Smith berbuah manis. Terbukti Fedex menjadi jasa kurir yang paling terkenal saat ini.

Baca juga: Pengalaman Pahit dapat Melahirkan Bisnis!

Peter Thiel dari Paypal

Pernah dengar nama Peter Thiel? Dia merupakan salah satu pendiri Paypal. Miliuner yang satu ini terkenal punya penciuman yang tajam dalam menginvestasikan uangnya.

Selain Paypal, dia juga sempat berinvestasi sebesar US$500 ribu ke perusahaan yang belum terkenal yaitu “Facebook” untuk mendapatkan 10,2 persen saham. Selanjutnya dia menjual ulang sahamnya dengan keuntungan miliaran dolar.

Tetapi jangan kamu pikir Thiel beruntung melulu. Dia pernah juga gagal berinvestasi dan mengalami kerugian seperti lainnya, lo. Malah kerugiannya sampai miliaran dolar karena gagal mempertahankan usahanya.

Saat itu dia membangun Clarium Capital pada 2002 dan mengeluarkan dana sebesar US$10 miliar. Meskipun sempat untung, pria asal Jerman itu harus menelan ludah pahit saat krisis ekonomi di Amerika Serikat pada 2008 yang menyebabkan aset milik Thiel menyusut hingga 90 persen.

Ole Kirk Chistiansen pendiri Lego

Mainan masa kecil ini ternyata berasal dari Denmark dan didirikan oleh Ole Kirk Chistiansen yang dibesarkan dari keluarga tukang kayu. Semula mainan itu berasal dari kayu dan Ole menamakan usahanya LEGO yang diambil dari kata bahasa Denmark, Leg Godt (bermain dengan baik).

Celakanya kayu merupakan material yang mudah terbakar. Usaha Ole mengalami kebakaran hingga dua kali yaitu tahun 1924 dan 1942.Karena kebakaran itulah Ole kemudian berpikir untuk membuat mainan berbahan plastik karena dianggap lebih aman­.

Ternyata pabrik Lego kembali mengalami kebakaran pada tahun 1960, sehingga Lego menghentikan semua produksi mainan kayunya. Lego saat itu hampir bangkrut. Namun kegigihan Ole yang juga melakukan restrukturisasi perusahaan akhirnya membawa Lego menjadi kerajaan mainan anak hingga saat ini.

Warren Buffett dan Dexter Shoes

Siapa sih yang tidak kenal Warren Buffett. Pria yang dijuluki Oracle of Omaha ini sangat jago mengendus keuntungan dari investasinya. Tetapi siapa sangka dia juga pernah salah memprediksi dan rugi milyaran dollar.

Salah satu investasinya adalah saat membeli perusahaan sepatu merek Dexter tahun 1993 lalu. Ceritanya, dia berharap Dexter Shoes bakalan lebih oke lagi ke depan karena merek itu cukup kompetitif saat itu.

Sayangnya Pak Warren  salah. Bukannya malah untung , perusahaan Dexter Shoes justru bikin beliau rugi berat. Semuanya karena Dexter kalah bersaing dibanding merek sepatu lainnya.

Bayangkan saja kerugian pemegang saham di perusahaan Berkshire Hathaway mencapai USD3.5 milyar hanya gara-gara perusahaan sepatu tersebut.

“Sampai saat ini Dexter adalah bentuk investasi terburuk yang pernah saya lakukan, “ kata Pak Warren saat diwawancarai kantor berita Inggris Reuters.

Carl Icahn  sang pendiri Icahn Enterprises

Carl Icahn bukan orang sembarang , dia adalah investor kondang yang mendirikan Icahn Enterprises, yang menguasai saham  Time Warner, Yahoo, Clorox dan Blockbuster Video. Meskipun sudah kadung sukses, jangan disangka dia untung-untung saja, ada kalanya dia justru merugi dan sempat dikucilkan investor.

Misalnya pada 2014 silam, Incahn harus rugi USD 420 juta atau sekitar Rp 50 triliun setelah saham perusahaannya anjlok berat hingga 4 persen!  Semua dikarenakan skandal insider trading yang disinyalir melibatkan dirinya dengan beberapa orang kenamaan di AS.

Karena skandal itu investor menghindari saham milik Icahn dan FBI terpaksa turun tangan.

Meskipun demikian, Icahn tetap bisa bangkit, hingga tahun 2019, total kekayaannya masih kinclong yaitu USD 17 milyar. Prinsip beliau tetap bertahan ternyata sederhana, jangan pernah mempercayai orang  dan informasi sembarangan karena dunia investasi itu kejam.

Baca juga: Modal Bisnis Ternyata Tak Harus Uang

Jadi siapa bilang semua pebisnis dan investor itu selalu hoki?

Jangan ketinggalan tips dan inspirasi bisnis, finansial, serta investasi dari Satu Tumbuh Seribu